Karanganyar, Jum’at(15/09/2017) – Ribuan umat Islam berduyun – duyun di Alun – Alun Kabupaten Karanganyar tadi malam (14/09) untuk melakukan tindakan nyata kepedulian terhadap saudara – saudaranya di negeri seberang, Myanmar. Para warga tersebut terdiri dari berbagai elemen masyarakat, FKUB, MUI, ormas Islam, 18 Pondok Pesantren serta Bupati Karanganyar dan jajarannya. Beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya ialah Sholat Isya’ dilanjutkan Sholat Ghoib serta sumbangan infaq bersama.
Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM, dalam sambutannya mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian warga kepada saudara seiman di Myanmar. Ia juga berharap dan mendoakan warga Rohingnya yang mengalami penindasan sejak tahun 2005 segera berakhir.
“Semoga para pemimpin Myanmar dibukakan hatinya oleh Allah SWT sehingga warga Muslim Rohingnya bisa hidup berdampingan dan melaksanakan ibadah dengan warga yang lain”, tegas orang nomor satu di Karanganyar tersebut.
Selain itu mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Karanganyar ini juga berharap kelak bangsa Indonesia menjadi contoh bagi dunia sebagai negara mayoritas Muslim terbesar dunia yang toleran terhadap pemeluk agama lain.
“Pada saatnya Allah gulirkan peradaban Indonesia yang mayoritas umat Islam dan terkenal sangat toleran serta dapat hidup berdampingan dengan pemeluk agama lain. memimpin peradaban bangsa bangsa di dunia menjadi Baltdatun Thoyibatun Warofun Ghofur”, harap Juliyatmono.
Acara yang digelar seusai Sholat Magrib tersebut diawali dengan Sholat Isya’ berjamaah diimami oleh uztadz Syihabuddin Lc Pengasuh pondok Pesantren Isy Karima, dilanjutkan sholat Ghaib untuk korban tragedi kemanusiaan Rohingya yang diimami KH Zaenudin, ketua MUI Karanganyar. (Iga)

