KARANGANYAR – Semangat gotong royong dan kemanusiaan ditunjukkan secara nyata oleh warga Desa Gaum, Tasikmadu, Karanganyar. Menanggapi musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra baru-baru ini, warga Desa Gaum berinisiatif mengumpulkan donasi yang kemudian disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar pada Kamis(18/12).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Karang Taruna Desa Gaum di Kantor Desa Gaum, Tasikmadu. Bantuan yang terkumpul terdiri dari dana tunai sebesar Rp 20.900.600,- beras, dan bantuan berupa barang lainnya hasil penggalangan swadaya masyarakat yang dilakukan selama beberapa hari terakhir.
Kepala Desa Gaum menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk empati spontan dari warga. “Kami merasakan duka yang dialami saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra. Meski jarak kita jauh, namun persaudaraan tetap harus dijunjung tinggi. Semoga bantuan kecil dari warga Gaum ini bisa meringankan beban mereka yang terdampak banjir,” ujarnya saat ditemui di lokasi penyerahan.
Pihak BAZNAS Kabupaten Karanganyar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Desa Gaum atas kepercayaan yang diberikan. BAZNAS memastikan bahwa seluruh donasi yang terkumpul akan segera digabungkan dengan bantuan dari wilayah lain untuk kemudian disalurkan langsung ke titik-titik pengungsian dan wilayah terdampak di Sumatra melalui jaringan BAZNAS Pusat.
“Langkah warga Desa Gaum ini patut menjadi teladan. Ini membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah. Kami akan memastikan amanah ini sampai kepada mereka yang paling membutuhkan,” ungkap perwakilan Layanan Muzaki BAZNAS Karanganyar.
Hingga saat ini, beberapa wilayah di Aceh dan Sumatra masih berupaya melakukan pemulihan pasca-banjir. Kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para penyintas meliputi:
- Air bersih.
- Obat-obatan dan layanan kesehatan.
- Makanan.
Dengan tersalurkannya bantuan ini, warga Desa Gaum berharap dapat memantik semangat desa-desa lain di Karanganyar untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan serupa.
