Rata – Rata Penerimaan ZIS sudah 1M setiap Bulannya! Oktober ini NPWZ ditargetkan terealiasi!

Karanganyar, Rabu(04/10/2017) – Penerimaan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar bila dirata – rata beberapa bulan terakhir sudah mencapai 1M setiap bulannya, bahkan lebih. Hal tersebut terungkap ketika Wakil Ketua Bidang Keuangan Perencanaan dan Pelaporan, Abdul Muid, ketika memberikan pelaporan penerimaan ZIS dalam acara sarasehan ulama umaro Baznas Karanganyar akhir bulan kemarin (28/09).

Menurutnya, hingga sarasehan dilaksanakan, Zakat yang telah terkumputl sebesar Rp 876.704.298,-infaq terkumpul Rp 36.151.951,- sehingga total terkumpul Rp 912.856.249,-. Jumlah tersebut akan terus meningkat mengingat banyak instansi yang membayarkan zakat setelah sarasehan. Abdul Muid menambahkan bila dirata – rata penerimaan beberapa bulan ini, Baznas Karanganyar sudah mampu menghimpun dana ZIS 1M lebih, sesuai dengan yang diprogramkan Bupati Karanganyar.

Dalam kegiatan yang diselengarakan di Rumah Dinas Bupati tersebut, Abdul Muid juga menyampaikan kiat – kiat yang akan dilakukan Baznas agar penerimaan ZIS semakin bertambah. Bulan Oktober ini ditargetkan Kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) sudah terealisasi. Untuk mencetak NPWZ tersebut, Baznas akan mengundang bendahara Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan membawa nama – nama Muzaki di kantornya masing – masing, sehingga bulan Oktober semua sudah bisa memiliki NPWZ yang keuntungannya bisa mengurangi pembayaran pajak.

“Bulan Oktober untuk mencetak NPWZ akan mengundang bendahara UPZ dengan membawa nama – nama muzaki di kantornya masing – masing”, tuturnya.

Ket: Sarasehan Baznas dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama, Mustain Ahmad, dan Ketua Baznas Kabupaten Srage, H. Mahmudi.

Selain itu, agar Muzaki (yang membayar zakat) memiliki bukti penerimaan, Baznas Karanganyar juga akan segera merealisasikan bukti penerimaan perorangan pembayaran zakat, infaq dan sedekah. Abdul Muid juga menambahkan, para Muzaki yang kemarin belum mengisi 2.5% padahal penghasilan sudah memenuhi nishob, maka tugas UPZ untuk mendorong para pegawai agar bisa meningkatkan menjadi 2.5%.

Selain sosialisasi ke kantor – kantor dan perusahaan yang penerimaan zakatnya belum maksimal, Baznas Karanganyar juga akan sosialisasi ke pensiunan dengan bekerja sama dengan bank – bank pembayar pensiun.

“Kita juga akan sosialisasi ke pensiunan bekerja sama dengan bank – bank pembayar pensiun. Selain itu juga akan mengaktifkan kembali atau mengoptimalkan penerimaan zakat pegawai karyawan di perusahaan – perusahaan”, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso dalam sambutannya dihadapan para tamu undangan termasuk Ketua Baznas Kabupaten Sragen yang diundang untuk memberikan tausyiah menyampaikan bahwa Baznas Karanganyar akan melalukan studi ke Baznas Kabupaten Sragen terkait pengadministrasian ZIS. Menurutnya dalam jumlah penerimaan ZIS Baznas Kabupaten Karanganyar memang unggul dari Baznas yang lain di Jawa Tengah, tetapi dalam hal pengadministrasian Baznas Sragen lebih maju.

“Baznas Karanganyar memang penerimaan tertinggi di Jawa Tengah, tapi administrasi terbaik adalah Baznas Sragen, kedepan Baznas Karanganyar akan melakukan studi ke Baznas Sragen berkenaan dengan administrasi ZIS“, tutur Sugiyarso.

Ket: Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso, memberikan sambutan dalam Sarasehan.

Selain pelaporan penerimaan ZIS, pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan fisik, non-fisik dan modal usaha oleh Baznas, serta penyerahan sertifikat kelulusan sekolah menagement masjid oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar.

Penerima Bantuan Fisik Non-Fisik :
a.Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo
b.Kelompok Usaha Ngudi Rejeki, Desa Jenis, Wonorejo, Jatiyoso
c.MI Sudirman, Jatirejo, Ngargoyoso
d.SDN 1 Jati, Jaten
e.SMPN 3 Karangpandan
f.Remaja Masjid Ngringo, Jaten

Bantuan tersebut diantaranya pembuatan sumur dalam Desa Bulurejo, Gondangrejo, bantuan modal usaha pengolahan hasil bumi singkong Jalaktowo, bantuan operasional Masjid Mushola dan TPQ serta operasional badko dan remaja masjid. Penerima Sertifikat Kelulusan secara simbolis diwakili oleh Sarjito dan Hanik Istriyati.

Ket: Pemberian bantuan fisik dan non fisik serta penyerahan sertifikat sekolah management Masjid.

Bantuan dan penerimaan sertifikat diserahkan oleh Bupati Karanganyar yang diwakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Mustain Ahmad, didampingi Forkompimda dan Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar. Acara Sarasehan diakhiri dengan Tausyiah dan doa oleh Ketua Baznas Kabupaten Sragen, H Mahmudi. (Iga)

Facebook Comments