Tarawih Akbar, Pemkab Satukan Ribuan Umat di Alun – Alun Karanganyar

Karanganyar, Jum’at(22/06/2017) – Uztad kondang Yusuf Mansyur kembali diundang Pemerintah Kabupaten dan Badan Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar dalam acara Tarawih Akbar dan peringatan Nuzulur Qur’an beberapa waktu lalu, Senin (19/06). Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan persatuan dan kerukunan umat Islam di Karanganyar.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya pada acara tersebut. Ia mengajak seluruh warga Karanganyar untuk meningkatkan persatuan, keimanan dan kerukunan.

“Kebersamaan ini sebagai upaya meningkatkan kerukunan sesama umat Islam. Tinggalkan jauh-jauh perselisihan karena seluruh umat Islam mempunyai tujuan yang sama, yakni meningkatkan keimanan kepada Allah SWT,” kata Juliyatmono.

Dirinya juga berterimakasih karena umat Islam di Karanganyar begitu tenang dan damai sehingga bisa menjadi contoh bagi umat di daerah lain. Ia berharap kegiatan tersebut juga bisa menambah kerukunan yang selama ini terjalin di masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Kegiatan, Abdul Muid. Wakil Ketua Baznas Bidang Perencanaan ini juga menegaskan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah. Terlebih yang diundang adalah Uztad Yusuf Mansyur yang diterima oleh semua kalangan.

Acara dimulai dengan Tarawih bersama dan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada juara maupun peserta Pawai Ta’aruf. Semua mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan atas partisipasi mengikuti pawai. Selain itu juga diberikan penghargaan kepada siswa penghafal Qur’an sebanyak 984 siswa dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA dengan nilai total sebesar 200juta rupiah. Dalam kegiatan yang dilakukan di pusat kota Karanganyar tersebut, sebanyak 3.038 hafid Alquran juga dihadirkan. Mereka adalah warga Karanganyar yang selama Ramadahan berhasil mengkhatamkan Alquran 30 juz.

Sementara itu Uztad Yusuf Mansyur dalam tausiahnya mengajak kepada umat agar sering membaca Qur’an. Tidak hanya dibaca tapi juga dipahami artinya agar kita semakin bisa mendekatkan diri dengan Allah.

“Mari kita semua menikmati Al Qur’an ini. Membacanya dengan baik lalu belajar memahami artinya. Setelah pulang dari sholat atau dari masjid jangan tidur dulu, buka itu Al Qur’an lalu dibaca dengan seksama”, tandas Yusuf Mansur.

Dalam kegiatan tersebut hadir jajaran Forkompimda Karanganyar dan sejumlah petinggi tokoh umat Islam, pimpinan organisasi Islam, jamaah pengajian dari Muhammadiyah, Nahdathul Ulama, Majelis Tafsir Al Quran, Ikatan Dai Indonesia, takmir masjid, dan pimpinan pondok pesantren se Karanganyar. (Iga/Foto:Kominfo)

Facebook Comments