Karanganyar, Selasa(29/01/2019) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar pada tahun 2018 berhasil melampaui target pengumpulan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) yang ditetapkan Pemkab Karanganyar. Hal ini terkuak ketika kegiatan Rakerda dan Sarasehan Ulama Umaro yang digelar pagi ini di Hotel Taman Sari Karanganyar.
Berdasarkan laporan oleh Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso, Baznas berhasil mengumpulkan ZIS sebesar Rp 15.4M melebihi target Rp 15M. Prestasi Baznas Karanganyar tersebut semakin tahun semakin meningkat seiring dengan kesadaran warga termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Karanganyar.
“Tahun 2018 Baznas telah menjalankan tugasnya sesuai dengan Renstra dan RKAT, tahun 2016 kita berhasil mengumpulkan Rp 10.2M, tahun 2017 Rp 13.2M, sedangkan tahun 2018 ini sebesar Rp 15.4M”, jelas Sugiyarso.
Sugiyarso menambahkan, keberhasilan Baznas Karanganyar ini tidak terlepas dari peran Bupati Karanganyar yang telah membuat kebijakan pemotongan gaji ASN sebagai zakat profesi sebesar 2.5% disetorkan ke Baznas Karanganyar. Tidak hanya itu Baznas Karanganyar pun memberikan penghargaan kepada Instansi di jajaran Pemkab Karanganyar sebesar Rp 10 Juta untuk pengembangan kegiatan keagaamaan. Perhargaan tersebut diberikan kepada Badan Keuangan Daerah (BKD), Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKDSDM), dan Kantor Kementerian Agama Karanganyar.
Dalam kegiatan ini, selain Rakerda, juga dilaksanaka serah terima Kartu NPWZ . Serah terima dilakukan secara simbolis oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Daroji, kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono. (Tim Baznas/Iga)
PHOTO GALERI








