Karanganyar,Kamis(28/02/2019) – Hasil pengumpulan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) BadanAmil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar bulan Februari ini mengalamipenurunan. Hal tersebut terungkap ketika kegiatan Sarasehan Ulama dan Umaro diPendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, kemarin(27/02).
Dalam laporannya, Drs. H. Sugiyarso H.S., S.Pd., S.H.,M.Ag., M.Kn, menyampaikan dalam bulan ini Baznas Karanganyar hanya mampumengumpulkan sekitar 800 juta saja. Hal ini dikarenakan surat edaran dariGubernur Jawa Tengah yang mengintruksikan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yangada di SMA dan SMK se-Kabupaten Karanganyar mulai bulan Februari untuk tidakmenyetorkan zakatnya ke Baznas Karanganyar, melainkan langsung ke BaznasProvinsi Jawa Tengah.
Meski demikian, Baznas Karanganyar optimis capaian zakatpada tahun ini tidak akan mengalami penurunan dan akan melebihi dari tahunlalu. Zakat tersebut akan disalurkan untuk program – program Baznas, sepertiKaranganyar Peduli, Karanganyar Sehat, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Makmur,dan Karanganyar Taqwa. Program – program Baznas Karanganyar ini sangat membantupemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan memakmurkan masyarakat diKabupaten Karanganyar.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Karanganyar, Drs.Sutarno., M.Si, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar akanmemberikan pemahaman kepada ASN bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) juga akandiikutkan zakat. (Baznaskra-Iga)

