Karanganyar, Selasa(12/06/2018) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar mentashorukan 20.000 kg beras kepada 4.000 penerima zakat (Mustahik) pagi tadi. Sebelum penyaluran dimulai terlebih dahulu diawali dengan ceremonial yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Kepala Kantor Kementerian Agama Karanganyar, para pimpinan Baznas dan puluhan penyandang cacat (Penca). 20 ton beras tersebut diangkut dengan 3 truk menuju lokasi pentashorufan.
Sekda Karanganyar, Samsi, mengapresiasi hasil pengumpulan Zakat oleh Baznas Karanganyar. Menurutnya, meski jumlah pengumpulan hingga hari ini lebih kecil dibanding tahun lalu dirinya optimis penurunan ini bukan merupakan kesadaran masyarakat yang turun, melainkan banyak pengumpul zakat yang mentashorufkan sendiri.
“Seperti SMA Kebakkramat, kemarin saya dapat informasi pengumpulan dan pentashorufan dilakukan oleh pihak sekolah”, tuturnya.

Setelah memberikan sambutan, dilakukan penyerahan Zakat Fitrah secara simbolis oleh Baznas Karanganyar kepada Sekretaris Daerah dilanjukan penyerahan kepada koordinator tashoruf. Wakil Pimpian Baznas Karanganyar, Iskandar, dalam pelaporannya menyampaikan bahwa hingga hari ini Zakat Fitrah yang terkumpul sebanyak 20 ton 9 kwintal. Pentashorufan 20 ton beras menyebar ke seluruh kecamatan yang mengajukan permohonan ke Baznas. Terdapat 3 Kecamatan yang tidak mengajukan permohonan ke Baznas diantaranya Ngargoyoso, Jatipuro dan Jumapolo.
“Zakat fitrah terkumpul 20 ton 9 kwintal sedangkan infaq Ramadhan 76 juta rupiah, disalurkan ke seluruh Kecamatan yang mengajukan, Ada 3 Kecamatan”, tutur Iskandar.

Berdasarkan pantauan, 20 ton beras tersebut di bungkus dalam karung 25 kg sebanyak 8 ton dan 5 kg sebanyak 12 ton. Khusus untuk penyandang cacat yang diundang di lokasi kegiatan diberikan beras karung 5 kg dengan total 275 karung. Para penyandang cacat ini selain menerima karung beras juga mendapat tambahan santunan dari Dinas Sosial. Pemohon zakat fitrah yang masuk ke Kantor Baznas terdiri dari 70 Masjid, 49 Lembaga/Masyarakat, 10 Panti/Ponpes, 17 Instansi/sekolah, dengan total keseluruhan 146 pemohon. (Baznas Kra/Iga)
FOTO KEGIATAN :







