Masjid Agung Mulai Direnovasi, Per 1 Maret Baznas Pindah Rumah

KARANGANYAR – Proses renovasi Masjid Agung Karanganyar telah berjalan. Takmir Masjid Agung sudah memanajemen kegiatan yang selama ini rutin diselenggarakan di Masjid Agung, bahkan perpindahan kantor Baznas pun telah direncanakan. Hal tersebut terungkap dalam acara sarasehan ulama dan umaro bulan Februari 2020 yang di selenggerakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pagi tadi (18/02)

Dalam pelaporannya, Wakil Ketua Baznas Bidang Perencanaan, Drs. Abdul Muid, M.M., menyampaikan per 1 Maret besok, Baznas Karanganyar sudah pindah rumah ke depan Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA). Sementara itu, untuk Poliklinik Pratama Baznas pindah tempat di selatan buk Siwaluh.

“Bupati sudah lama menginformasikan Masjid Agung akan direhap dengan model masjid ikon paripurna yang bisa menjadi kebanggaan umat muslim Karanganyar. Saat ini sudah mulai diratakan, maka kantor – kantor yang ada di lingkungan Masjid harus pindah”, tuturnya.

Wakil Ketua Baznas Bidang Perencanaan, Drs. Abdul Muid, M.M., sedang memberikan pelaporan terkait kegiatan Baznas dan penerimaan ZIS

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kegiatan sarasehan, Kantor MUI dan DMI pindah ke lantai 2 Gedung IPHI Karanganyar. TK Al-Hidayah pindah ke sebelah timur Gedung IPHI. Untuk kegiatan rutin Masjid Agung seperti pengajian – pengajian dipindahkan ke Masjid Besar Al-Mukaromah.

“Kegiatan lain maka dipindahkan ke Masjid sekitar, Al mukaromah, seperti Pengajian habis Magrib, pengajian remaja dan pengajian muslimah dipindahkan ke Masjid tersebut”, tambahnya.

Untuk diketahui bahwa tahun baru kemarin, Bupati Karanganyar, Drs. Juliyatmono, M.M., sempat menyampaikan bahwa Masjid Agung Karanganyar yang baru nantinya bakal memiliki menara yang dilengkapi lift. Disiapkan pula 12 payung besar yang bisa dibuka.

Sementara itu perolehan ZIS Januari :
Zakat : Rp 963.235.714,-
Infaq : Rp 301.076.397,
Total : Rp 1.264.312.111,-

Sedangkan per 14 Februari :
Zakat : Rp 889.378.919,-
Infaq : Rp 28.209.515,-
Total : Rp 918.290.434,-.

Bupati Karanganyar yand diwakili Kabag Kesra Setda Karanganyar, Drs. Agam Bintoro, M.Si dalam sambutannya mengapresiasi kinerja Baznas dan para PPZ. Program sedekah minimal per RT sebesar Rp 50 ribu merupakan terobosan Bupati untuk memberikan kesempatan bersedekah kepada umat disamping untuk meningkatkan pemasukan ZIS.

“50ribu per RT dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bersedekah”, tegasnya.

Kabag Kesra Setda Karanganyar, Drs. Agam Bintoro, M.Si , memberikan sambutan mewakili Bupati Karanganyar

Kegiatan sarasehan ulama dan umaro ini diikuti oleh jajaran pejabat Pemerintah Daerah, Kepala BUMD/BUMN, Kepala Sekolah, UPZ dan para PPZ. Setelah acara berakhir, Baznas Karanganyar masih memberikan arahan dan bekal kepada para PPZ dari seluruh kecamatan di Karanganyar. (Iga)

PHOTO GALERI

Facebook Comments