BAZNAS Kabupaten Karanganyar meluncurkan Program Zchicken bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis 25/6. Program Zchicken merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup mustahik agar lebih baik dari mustahik menjadi muzaki.

Peluncuran tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Ketua BAZNAS Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si, Pimpinan BAZNAS se – eks Karisidenan Surakarta, Bupati Karanganyar H. Juliyatmono, MM., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Bagus Selo, Forkompinda Kabupaten Karanganyar, UPZ, PPZ, serta mustahik calon penerima manfaat.

Program Zchicken disalurkan kepada 30 mustahik di wilayah Kabupaten Karanganyar. Dalam sambutannya Ketua BAZNAS Kabupaten Karanganyar Dr. H. Kafindi, M. Ag melaporkan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutin Sarasehan Ulama Umaro yang diselenggarakan setiap bulan, namun dalam kegiatan kali ini ada yang spesial yakni peluncuran Zchicken. Program Zchicken ini adalah program kerjasama bersama BAZNAS RI dengan angggaran dari BAZNAS RI sebesar Rp 357.0500.000.
Pengumpulan tahun 2023 ini ditargetkan 23 miliar, dengan dukungan pemerintah daerah dengan menerbitkan Perda dan Surat edaran Bupati kepada perusahaan, rumah makan dan sektor yang lain. Pada kesempatan yang lalu telah diserahkan kotak infak oleh Bupati Karanganyar kepada pengusaha rumah makan. Program mustahik menjadi muzaki BAZNAS Kabupaten Karanganyar mengalokasikan dana sebesar 1.8 miliar.

Drs. H. Juliyatmono, MM., MH., menambahkan bahwa pemerintah mendukung sepenuhnya program BAZNAS. Zakat menjadi nafas Indonesia, “kita semua akan meninggalkan dunia, harta yang akan kita tinggalkan tidak ada artinya namun zakat infak sedekah yang akan terus hidup. Kita pemerintah daerah terus memberi motivasi untuk gemar berzakat. Terima kasih BAZNAS, terima kasih Zchicken, penerima bismillah niat sugih bisa membantu orang lain. Terima kasih Ketua DPRD bersama pemerintah mengesahkan Perda Zakat di Kabupaten Karanganyar. Menggetarkan dengan sedekah yang kita bantukan. Warga dilatih bersedekah seribu dua ribu, kaya semua, menggembirakan. Kita berdoa agar masyarakat Karanganyar diberikan Rizki yang barokah, bisa berzakat semua.”

Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan dalam sambutannya, “Begitu masuk begitu luar biasa Karanganyar. BAZNAS Kabupaten Karanganyar perolehan tertinggi di Indonesia. Semangat mengkolaborasikan menggunakan seluruh kekuatan yang ada di Kabupaten Karanganyar tanpa terkecuali, ini insyaAllah yang akan dijadikan model pengelolaan zakat di Indonesia. BAZNAS Karanganyar sejak ada BAZNAS Award, berturut-turut selalu mendapatkan penghargaan.”
Selain launching Zchicken, dalam kesempatan ini juga diserahkan pengadaan sarana air bersih serta bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).

Terima kasih muzaki, terima kasih munfiq, terima kasih musthik


