Selain Satu – satunya Baznas Kabupaten yang Berani Diaudit, Lembaga Ini Juga Masuk Nominasi Baznas Award

Karanganyar, Jum’at(12/07/2019) – Kabar gembira datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar. Selain menjadi nominasi Baznas Award dari Baznas Provinsi Jawa Tengah, lembaga pengumpul zakat infaq dan shodaqoh ini juga menjadi satu – satunya Baznas Kabupaten yang berani diaudit oleh Baznas Pusat. Hal tersebut terungkap ketika sambutan Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso, dalam Sarasehan Ulama dan Umaro bulan Juli 2019 yang diselenggarakan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis kemarin (11/07).

Selain itu, hingga bulan ini capaian pengumpulan ZIS mencapai Rp 5.4M, sedangkan tashoruf Rp 4.6M. Dari tashoruf tadi 3903 orang mustahik telah menerima zakat, baik dari fakirmiskin s.d ghorim, kecuali riqob atau budak karena di Indonesia tidak ada budak.

Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar, Bachtiyar Syarif memberikan sambutan mewakili Bupati Karanganyar

Sugiyarso menambahkan pada bulan Juni saja Baznas telah mengumpulkan Rp 1.16M, dan akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya TPP dari para ASN. Berdasarkan informasi bahwa zakat juga akan dipungut dari tambahan penghasilan pegawai (TPP), sehingga diperlukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada para ASN.

“Tanggal 18 akan ke UPZ dan kantor untuk sosialisasi pungut zakat lewat TPP”, jelas Sugiyarso.

Harapan 2019 adalah target dari Pemkab sebesar Rp19 M dapat terpenuhi. Berdasarkan pantauan sampai hari ini capaian Baznas Karanganyar masih tertinggi.

Sementara itu, Bupati Karanganyar yang diwakili oleh asisten satu Sekda Karanganyar, Bactiar Syarif, mengapresiasi Baznas Karanganyar karena telah melakukan kegiatan dengan baik. Menurutnya, lembaga Baznas Karanganyar semakin hari semakain bagus dan sinergitas. (Baznas – Iga)

Facebook Comments